Tuesday, January 15, 2008

kecipak hati

ah, pergantian semusim, sms masuk dari bos, pesan bunga ucapan tanya sekretarisnya

sertijab hari jum'at, dekom berganti baju di tempat lain, dan aku sibuk mencari bunga
ah, enaknya jadi petinggi, bisa ganti baju setiap saat bila dekat dengan penguasa
ah, siapa bilang enak ? tanggung jawab dunia akhirat, siapa bilang ?
ah, buktinya banyak yang bersedia, walau berat dirasa tapi enak di tanggung
ah, yang benar saja, aku juga mau kalau ringan di berat ah susah dirangkai kata

ah....

angan menari, kapan jadi di puncak?, lebih baik jangan, enak begini, jadi orang biasa saja
tapi aku ingin, seperti apa dilayani bak raja, disegani, dicari, diumpat, dicaci juga
kalau yang ini aku tak suka, biarlah bawahan menjilat, asal kursi empuk tetap terjaga

mana nuranimu !? sudah gila mimpi kali ini

ah, bangun aku dari tidur siang, ternyata cuma mimpi, sms dari bos masuk lagi
apa sudah dikirim bunganya?

lagi lagi bunga, enak sekali tukang bunga ? dapat rezeki terus, lalu aku kapan ?

jakarta, 16.50 wib

tahun baru, tahun harapan

apa yang terpikir dalam otakku?
brapa lama aku tak kunjungi kamu?
rasanya sudah setahun, ya setahun
banyak masalah sampai kepalaku terasa mau pecah

ah, kerja itu sepertinya melelahkan
kuingin tidur panjang dan bangun di dalam istana megah
dengan seribu pelayan
rasanya tidak mungkin

tanpa terasa tahun 2008 sudah datang
tahun ini akubelum tahu langkah kaki
cintaku masih menggantung
dan janji bos untuk kenaikan gaji juga belum terealisasi
tetapi kerjaan sudah menumpuk
pemegang saham minta revisi
yang satu maunya begini, satunya lagi begono
hidup sepertinya lelah
tetapi aku ingin hidup terus
seperti Nabi Nuh seribu tahun
biar kulayari bahtera dunia
sampai di ujungnya
ujung yang mana?
adakah dunia berujung?
rasanya hanya mimpi

akhir bulan sudah harus raker
persiapan emi persiapan sudah kurancang
lelah lelah lelah
lelaki dipersimpangan semakin jauh diharap
entahlah, dimana lagi asap akan kusetubuhi?
apakah dalam mimpi
angan, realita jadi jauh menggantung

permainan masih terus digelar
entah sampai kapan berakhir
adakah perpisahan sudah dekat?
ataukah sengaja digantung
demi ambisi
demi cinta
demi kesetiaan
ah, rasanya tak semuanya

cuma hanya balas dendam
pada kehidupan
yang tak memberikan damai, hanya gelisah

aku masih menggantung nasib
entah sampai kapan ?

jakarta, 15.35 wib